BUTUH TINDAKAN HUKUM YANG TEGAS BUKAN HADIAH
LSM-Laskar Hijau Indonesia/06 Jan 2020
Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) Laskar Hijau Indonesia akan memanfaatkan komitmen Presiden tentang Tindak pidana korupsi yang semakin parah,Bagi LSM Laskar Hijau Indonesia tidak akan berharap terlalu besar terkait hadiah pelapor tindak pidana korupsi,laskar hijau indonesia hanya mencoba apakah hukuman bagi tindakan para korupsi Dana Pendidikan yang akan kami sampaikan ke Itjen Kemdikbud dapat ditindaklanjuti dengan serius hanya itu saja.
Karena selama ini belum ada tindakan besar dari Itjen Kemdikbud untuk membawa kasus Tindak Pidana Korupsi dana Pendidikan sampai ke meja Hijau.
Semuanya mentah dan kembali seperti sedia kala,Dugaan kuat adanya oknum oknum pejabat yang bermain dalam tong setan ini ,karena pengawasan yang dilakukan hanya sekedar formalitas belaka saja.
LSM Laskar Hijau akan mencoba keberanian Bapak Menteri yang baru untuk bertindak apakah beliau punya ketegasan terhadap oknum oknum dalam lingkaran ini ,kita lihat saja.Sebagai bahan penyelidikan Itjen Kemdikbud ,kami akan membawa berbagai macam alat bukti yang telah kami rangkum dalam satu Berkas.
Dan sebagai Bukti contoh valid berbentuk Video masyarakat yang namnya di catut untuk pengambilan Pencairan Dana BOP Pendidikan di salah satu Bank.
Lemahnya pengawasan pihak terkait dalam hal ini termasuk pihak Bank sendiripun diduga telah turut bermain dalam lingkaran Tindak Pidana Korupsi ini bisa dilihat dari bukti rekaman video masyarakat yang pernah melakukan pencairannya.
LSM Laskar Hijau sangat mengutuk keras Para Pelaku Tindak Pidana Korupsi dana pendidikan,sebab Oknum oknumnya umumnya adalah seorang pendidik ,bagaimana Negara ini mau maju jika Oknum Pendidik dan Oknum Pejabat terkait sama sama melakukan kejahatan berjamaah ini.
Harapan Lembaga Swadaya Masyarakat SemogaBapak Presiden Komitmen dengan Ucapannya.
Terimakasih.
Hormat Kami
LSM LASKR HIJAU INDONESIA




